» » » » » Gisela Wiranegara Ajak Warga Jabar Peduli Thalasemia

(SJO, BANDUNG) - Istri Wakil Gubernur Jawa Barat  Giselawati Wiranegara meminta agar Hari Thalasemia se-Dunia yang jatuh setiap tanggal 8 Mei menjadi momentum dan wahana untuk sharing informasi mengenai penyakit Thalasemia.

Hal tersebut dikemukakan Giselawati dalam sambutannya pada acara 'Mungah Bungah Bersama Anak Yatim, Kaum Dhuafa Dan Penyandang Thalasemia' di Balai Pertemuan Bumi Sangkuriang, Ciumbeuluit, Bandung, Kamis (4/7/13).

Istri Wagub Jabar Deddy Mizwar ini mengatakan peringatan tersebut juga harus menjadi penggugah kepedulian dan semangat masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Adapun upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dari ancaman Thalasemia yaitu melalui langkah-langkah yang proaktif, intensif.  "Serta fokus guna mencegah, mengendalikan dang menanggulangi epidemi Thalasemia di masyarakat Dunia termasuk didalamnya masyatakat Indonesia dan Masyarakat Jawa Barat,” kata Gisella.

Ia memuji digelarnya acara Munggah Bungah tersebut karena merupakan salah satu rangkaian kegiatan berupa santunan kepada para penderita Thalasemia. Pihaknya berharap kegiatan ini mampu memupuk kepedulian masyarakat kepada sesama "Ini upaya mengajak semua pihak yang hadir guna menciptakan atmosfir Islam yang indah," katanya.

Sementara Penanggung Jawab Klinik Thalasemia Perwakilan RSHS Dr. Susi Susana memaparkan thalasemia merupakan penyakit menurun yang ditandai dengan gangguan dan ketidakmampuan memproduksi eritrosit dan hemoglobin.

Kelainan darah yang ditandai dengan kondisi sel darah merah yang mudah rusak, yaitu 3-4 kali lebih cepat dibanding sel darah normal. "Umurnya pun relatif lebih pendek dibanding sel darah normal. Jika sel darah normal memiliki umur 120 hari, maka sel darah merah penderita thalasemia hanya bertahan 23 hari," papar Susi.

Menurutnya sel darah merah yang rusak diuraikan menjadi zat besi didalam limpa. Karena kerusakan darah terjadi dengan cepat dan massif, maka kandungan zat besi dalam tubuh menumpuk dan bisa mengganggu fungsi organ lain sehingga berujung pada kematian.

Gisella kembali memberikan apresiasinya atas penyelenggaraan ini karena memiliki nilai Ukhuwah Ke-Islaman guna meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama serta memperkuat ketahanan ekonomi di kalangan anak yatim serta kaum dhuafa. "Ini juga dalam upaya menggembirakan mereka sebagai bekal dalam mengisi dan menunaikan Ibadah Puasa di bulan suci Ramadhan," katanya.

Hadir dalam acara tersebut Istri Walikota Bandung terpilih periode 2013-2018 Atalia Kamil, Jajaran Dan Pengurus Yayasan Karya Madani. Turut hadir 300 anak yatim dan dhuafa serta 100 penderita thalasemia yang berasal dari Mitra Muslim, Nurul Ihwan, Thalasemia, Istiqomah, Pesantren Sukamiskin, Al-Ahsan dan Yayasan Karya Madani.(rls)

About Kabar Seputar Jabar

Hi there! I am Hung Duy and I am a true enthusiast in the areas of SEO and web design. In my personal life I spend time on photography, mountain climbing, snorkeling and dirt bike riding.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply